BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Kurikulum
berasal dari kata curricula yang
berarti kereta atau pedati dalam pengertian kereta atau pedati membawa sesuatu
dari satu tempat ke tempat. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaan serta cara yang digunakan sebagai
pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
tertentu.
Oleh
sebab itu, SMA Negeri 4 Tegal sebagai salah satu satuan pendidikan tingkat
menengah kini sedang merintis menuju pemenuhan Standar Nasional Pendidikan guna
mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan
mulai dari peningkatan kualitas input peserta didik, SDM, pengadaan sarana dan
prasarana, efektivitas kegiatan pembelajaran, manajemen, dan hubungan dengan
lingkungan.
Berbekal
letak sekolah yang strategis, akses transportasi yang mudah, dan jauh dari
kebisingan, meungkinkan dapat menciptakan kondisi pembelajaran yang nyaman dan
aman. Lingkungan perdagangan dan pantai yang dekat dengan sekolah menadkan
modal yang besar dalam upaya penanaman jiwa wirausaha peserta didik.
Undang
– undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional dan Peraturan Pemerinah Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
mengamanatkan bahwa Kurikulum jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh
satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi
Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar
Nasiona Pendidikan (BSNP).
Untuk
menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional, maka Kurikulum SMA Negeri 4
Tegal dikembangkan dan disempurnakan dengan tetap mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan. Sedangkan, untuk mencapai tujuan satuan pendidikan SMA Negeri 4
Tegal, maka diupayakan dengan mempertimbangkan kesesuaian, kekhasan kondisi,
kebutuhan, dan potensi daerah, dan peserta didik.
1.2.Identifikasi Masalah
Berdasarkan
Latar Belakang diatas, maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana
penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMA Negeri 4 Tegal?
2. Bagaimana
penerapan dan proses Pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 4 Tegal?
3. Bagaimana
penerapan dan proses Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa dan Batik Tegalan di
SMA Negeri 4 Tegal?
4. Bagaimana
penerapan pengembangan diri (Ekstrakurikler) di SMA Negeri 4 Tegal?
1.3.Tujuan Observasi
Tujuan
pelaksanaan observasi ini adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui
penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMA Negeri 4 Tegal
2. Mengetahui
penerapan dan proses Pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 4 Tegal?
3. Mengetahui
penerapan dan proses Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa dan Batik Tegalan di
SMA Negeri 4 Tegal
4. Mengetahui
penerapan pengembangan diri (Ekstrakurikuler) di SMA Negeri 4 Tegal
1.4.Metode Observasi
Metode
yang digunakan dalam penyusunan laporan observasi ini adalah :
1. Studi
Pustaka (memperoleh informasi dari buku dan internet)
2. Penelitian
(Observasi)
3. Wawancara
(Interview)
1.5.Rencana Observasi
1. Membuat
Pemberitahuan kepada pihak SMA Negeri 2 Tegal
2. Mengurus
surat administrasi untuk melakukan observasi
3. Pengiriman
surat kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tegal
4. Penyusunan
Kerangka kerja dalam observasi bersamaan dengan proses ACC dari Kepala SMA
Negeri 2 Tegal
5. Membuat
perjanjian wawancara dengan narasumber
6. Pelaksanaan
Observasi dan wawancara di SMA Negeri 2 Tegal
7. Penyusunan
Laporan observasi
BAB II
ANALISIS DATA
2.1. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
di SMA Negeri 4 Tegal
Hasil
Observasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Mei 2012 dengan Ibu Waka
Kurikulum Lucia Sri S. S.Pd.
2.1.1.
Tujuan Kurikulum di SMA Negeri 4 Tegal
Tujuan
penyusunan kurikulum SMA Negeri 4 Tegal adalah sebagai berikut:
1) Untuk
menjadi acuan dan pedoman bagi sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam
rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu, terukur,
berkesinambungan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
2) Untuk
menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangu kepentingan) dalam rangka
ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya
satuan pendidikan yang sehat bermutu, dan memenuhi harapan masyarakat.
2.1.2.
Struktur
kurikulum di SMA Negeri 4 Tegal
Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata
pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam
kegiatan pembelajaran.
Struktur
kurikulum kelas X

Sruktur
Kurikulum Kelas XI IPA

Struktur Kurikulum Kelas XI Program IPS

Struktur
Kurikulum Kelas XII Program IPA

Struktur Kurikulum Kelas XII Program IPS

Keterangan:
2*) dilakukan diluar jam pembelajaran
2.1.3.
Penerapan
Kurikulum di SMA Negeri 4 Tegal
Dalam pelaksanaan kurikulum di
setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip – prnsip sebagai berikut:
a. Pelaksanaan
kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk
menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik
harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh
kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan
menyenangkan.
b. Kurikulum
dilaksanakan dengan menegakan kelima pilar belajar, yaitu:
a)
Belajar untuk beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b)
Belajar untuk memahami
dan menghayati,
c)
Belajar untuk mampu
melaksanakan dan berbuat secara efektif,
d)
Belajar untuk hidup
bersama dan berguna bagi orang lain, dan
e)
Belajar untuk membangun
dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif,
efektif dan menyenangkan.
c. Pelaksanaan
kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat
perbaikan, pengayaan, dan/atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap
perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan
pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ketuhanan, keindividuan,
kesosialan, dan moral.
d. Kurikulum
dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling
menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat , dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa,
ing ngarsa sung tuladha (di belakang memberikan cahaya dan kekuatan, di
tengah membangun semangat dan prakarsa, di depan memberikan contoh dan
teladan).
e. Urikulum
dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber
belajar, dan teknologi yang memadai, dan memanfaatan lingkungan sekitar sebagai
sumber belajar, dengan prinsip alam terkambang jadi guru (semua yang terjadi,
tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan
alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan teladan).
f. Kurikulum
dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta
kekayaan daerah untuk keberhasian pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian
secara optimal.
g. Kurikulum
yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan local dan
pengembangan diri diselenggaraan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan
kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang
pendidikan.
2.2. Pembelajaran
Ekonomi di SMA Negeri 4 Tegal
Hasil
Observasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Mei 2012 dengan Ibu Pengampu
mata pelajaran Ekonomi Dra. Hj. Irma Rachmawati.
2.2.1.
Tujuan Pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 4 Tegal
Mata pelajaran
Ekonomi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami sejumlah konsep ekonomi untuk
mengkaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari,
terutama yang terjadi dilingkungan individu, rumah tangga, masyarakat, dan Negara.
2. Menampilkan sikap ingin tahu terhadap sejumlah
konsep ekonomi yang diperlukan untuk mendalami ilmu ekonomi.
3. Membentuk sikap bijak, rasional dan
bertanggungjawab dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan ilmu ekonomi,
manajemen, dan akuntansi yang bermanfaat bagi diri sendiri, rumah tangga,
masyarakat, dan Negara.
4. Membuat keputusan yang bertanggungjawab
mengenai nilai-nilai sosial ekonomi dalam masyarakat yang majemuk, baik dalam
skala nasional maupun internasional.
2.2.2. Metode
Pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 4 Tegal
Metode
pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator
mendorong peserta didik agar mampu belajar secara efektif, baik fisik maupun
mental. Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing – masing
mata pelajaran diberikan secara konstetual dengan memperhatikan perkembangan
kekinian dari berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran setiap mata pelajaran
dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka,
dan hangat antara pesera didik dan pendidik.
Peniaian
kegiatan pengembangan diri bersifat kualitatif. Potensi, ekspresi, perilaku,
dan kondisi psiklogis peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk
penilaian.
Sekolah
menetapkan beban belajar peserta didik sebagai berikut:
1.
Jam pembelajaran untuk
setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur
kurikulum.
2.
Alokasi waktu untuk
penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 30% - 60% dari
waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
Beban
Belajar Peserta Didik
|
Kelas
|
Satu
jam tatap muka (menit)
|
Jumlah
jam pembelajaran per minggu
|
Minggu
efektif per tahun ajaran
|
Waktu
pembelajaran per tahun
|
Jumlah
jam per tahun (@60 menit)
|
|
X
s.d.
XII
|
45
|
43
|
36
|
1548
jam pelajaran
(69.660
menit)
|
1161
jam
|
2.2.3. SK dan KD Ekonomi
di SMA Negeri 4 Tegal
Kelas
X, Semester 1
|
Standar
Kompetensi
|
Kompetensi
Dasar
|
|
1.
Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan
manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi
|
1.1
Mengidentifikasi kebutuhan manusia
1.2
Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan
manusia yang tidak terbatas
1.3
Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana dan untuk siapa
barang diproduksi
1.4
Mengidentifikasi hilangnya kesempatan
pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain
1.5
Mengidentifikasi sistem ekonomi untuk
memecahkan masalah ekonomi
|
|
2.
Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya
dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen
|
2.1 Mendeskripsikan
pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi
2.2
Mendeskripsikan Circulair Flow Diagram
2.3
Mendeskripsikan peran konsumen dan
produsen
|
|
3
Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya
dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar
|
3.1 Mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
3.2 Menjelaskan
hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya
3.3 Mendeskripsikan
pengertian harga dan jumlah keseimbangan
3.4 Mendeskripsikan
berbagai bentuk pasar barang
3.5 Mendeskripsikan
pasar input
|
Kelas X, Semester 2
|
Standar
Kompetensi
|
Kompetensi
Dasar
|
|
4. Memahami kebijakan pemerintah
dalam bidang ekonomi
|
4.1
Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi
makro
4.2
Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di
bidang ekonomi
|
|
5.
Memahami Produk Domestik Bruto (PDB),
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB),
Pendapatan Nasional (PN)
|
5.1
Menjelaskan konsep PDB, PDRB, PNB, PN
5.2
Menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan
nasional
5.3
Membandingkan PDB dan pendapatan
perkapita Indonesia dengan negara lain
5.4
Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi
|
|
6. Memahami
konsumsi dan investasi
|
6.1 Mendeskripsikan
fungsi konsumsi dan fungsi tabungan
6.2 Mendeskripsikan
kurva permintaan investasi
|
|
7
Memahami uang dan perbankan
|
7.1 Menjelaskan
konsep permintaan dan penawaran uang
7.2 Membedakan
peran bank umum dan bank sentral
7.3 Mendeskripsikan
kebijakan pemerintah di bidang moneter
|
Kelas
XI, Semester 1
|
Standar
Kompetensi
|
Kompetensi
Dasar
|
|
1. Memahami kondisi ketenagakerjaan dan
dampaknya terhadap pembangunan ekonomi
|
1.1 Mengklasifikasi ketenagakerjaan
1.2 Mendeskripsikan tujuan pembangunan
1.3 Mendeskripsikan proses
pertumbuhan ekonomi
1.4 Mendeskripsikan pengangguran
beserta dampaknya terhadap pembangunan nasional
|
|
2. Memahami APBN dan APBD
|
2.1 Menjelaskan pengertian,
fungsi, tujuan APBN dan APBD
2.2 Mengidentifikasi sumber-sumber
penerimaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah
2.3 Mendeskripsikan kebijakan
pemerintah di bidang fiskal
2.4 Mengidentifikasi jenis-jenis
pengeluaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah
|
|
3. Mengenal Pasar modal
|
3.1 Mengenal jenis produk dalam bursa efek
3.2 Mendeskripsikan mekanisme kerja bursa efek
|
|
4. Memahami perekonomian
Terbuka
|
4.1 Mengidentifikasi manfaat,
keuntungan dan faktor-faktor pendorong perdagangan internasional
4.2 Mengidentifikasi kurs tukar
valuta asing, dan neraca pembayaran
4.3 Menjelaskan konsep tarif, kuota, larangan
ekspor, larangan impor, subsidi, premi, diskriminasi harga dan dumping
4.4 Menjelaskan pengertian devisa, fungsi
sumber-sumber devisa dan tujuan penggunaannya
|
Kelas XI, Semester 2
|
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
|
5.
Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa
|
5.1 Mendeskripsikan
akuntansi sebagai sistem informasi
5.2 Menafsirkan
persamaan akuntansi
5.3 Mencatat transaksi
berdasarkan mekanisme debit dan kredit
5.4 Mencatat
transaksi/dokumen ke dalam jurnal umum
5.5 Melakukan posting dari jurnal ke buku besar
5.6 Membuat ikhtisar
siklus akuntansi perusahaan jasa
5.7 Menyusun laporan
keuangan perusahaan jasa
|
Kelas XII, Semester 1
|
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
|
1. Memahami penyusunan siklus
akuntansi perusahaan dagang
|
1.1 Mencatat transaksi/dokumen ke dalam jurnal
khusus
1.2 Melakukan posting dari jurnal khusus ke buku besar
1.3 Menghitung harga pokok penjualan
1.4 Membuat ikhtisar siklus akuntansi
perusahaan dagang
1.5 Menyusun laporan keuangan perusahaan dagang
|
|
2. Mamahami penutupan siklus
akuntansi perusahaan dagang
|
2.1
Membuat jurnal penutupan
2.2 Melakukan posting jurnal penutupan ke buku
besar
2.3 Membuat neraca saldo setelah penutupan buku
|
Kelas XII, Semaester 2
|
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
|
3. Memahami manajemen badan usaha dalam perekonomian nasional
|
3.1 Menjelaskan unsur-unsur manajemen
3.2 Menjelaskan fungsi manajemen dalam pengelolaan
badan usaha
3.3 Mendeskripsikan peran badan usaha dalam
perekonomian Indonesia
|
|
4. Memahami pengelolaan koperasi dan kewirausahaan
|
4.1 Mendeskripsikan
cara pengembangan koperasi dan
koperasi sekolah
4.2 Menghitung
pembagian sisa hasil usaha
4.3 Mendeskripsikan
peran dan jiwa kewirausahaan
|
2.3. Pengembangan
Muatan Lokal di SMA Negeri 4 Tegal
Hasil
Observasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Mei 2012 dengan Ibu Pengampu mata
pelajaran Bahasa Jawa Siti Nurhidayah, S.S.
Budaya
merupakan suatu sikap, sedangkan sumber sikap adalah kebudayaan. Untuk itu,
salah satu sikap menghargai kebudayaan suatu daerah, adalah upaya masyarakat
setempat untuk melestarian dan menonjolkan cirri khas budaya daerah menjadi
muatan local salah satunya yakni adat istiadat.
Demikian
pula dengan SMA Negeri 4 Tegal yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah
berusaha melestarikan warisan leluhur yang berupa adat istiadat dan tata krama
luhur. Hal ini juga dipertegas dengan terbitnya SK gubernur Jawa Tengah No.
895.5/01/2005 tertanggal 23 February 2005 yang mengatur tentang Penetapan
Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa pada Jenjang Pendidikan SMA/SMALB/SMK.
Oeh
karena itu, SMA Negeri 4 Tegal menetapkan salah satu program muatan localnya
adalah mata pelajaran Bahasa Jawa. Mapel Bahasa Jawa ini harus diikuti oleh
seluruh peserta didik dari kelas X – XII.
Di
samping itu, guna melestarikan dan menambah wawasan budaya local siswa kelas XI
juga diberikan program Moatan Lokal yang Lain yakni Batik Tegalan.
2.3.1.
Tujuan Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa dan Batik Tegalan di SMA Negeri 4
Tegal
Memberikan
bekal pengetahuan, ketramilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka
memiliki wawasan yang mantap entang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat
sesuai dengan nilai – nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung
kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional.
Secara
terperinci tujuan mulok agar peserta didik dapat:
a. Mengenal
dan menjadi akrab dengan lingkungan alam, sosial, dan budayanya.
b. Memiliki
bekal kemampuan dan ketrampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang
berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya.
c. Memiliki
sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai – nilai/aturan – aturan yang
berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai – nilai luhur
budaya setempatdalam rangka menunjang Pembangunan Nasional.
2.3.2.
Metode Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa dan Batik Tegalan di SMA Negeri 4
Tegal
Metode
pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator
mendorong peserta didik agar mampu belajar secara efektif, baik fisik maupun
mental. Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing – masing
mata pelajaran diberikan secara konstetual dengan memperhatikan perkembangan
kekinian dari berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran setiap mata pelajaran
dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka,
dan hangat antara pesera didik dan pendidik.
Peniaian
kegiatan pengembangan diri bersifat kualitatif. Potensi, ekspresi, perilaku,
dan kondisi psiklogis peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk
penilaian.
ü Alokasi
waktu Muatan Lokal Bahasa Jawa untuk kelas X yaitu 2 jam pada tiap semester.
ü Alokasi
waktu Muatan Lokal untuk kelas XI program IPA yaitu 2 jam untuk mata pelajaran
Bahasa Jawa dan 2 jam untuk mata pelajaran Batik Tegalan pada tiap semester.
ü Alokasi
waktu Muatan Lokal untuk kelas XI program IPS yaitu 2 jam untuk mata pelajaran
Bahasa Jawa dan 2 jam untuk mata pelajaran Batik Tegalan pada tiap semester.
ü Alokasi
waktu Muatan Lokal untuk kelas XII program IPA yaitu 1 jam untuk mata pelajaran
Bahasa Jawa pada tiap semester.
ü Alokasi
waktu Muatan Lokal untuk kelas XII program IPS yaitu 1 jam untuk mata pelajaran
Bahasa Jawa pada tiap semester.
2.3.3. SK dan KD Muatan
Lokal Batik Tegalan di SMA Negeri 4 Tegal
Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Seni
Batik Tegalan
|
Standar
Kompetensi
|
Kompetensi
Dasar
|
|
1. Mengekspresi
Seni Batik Nusantara
|
1.1.Mengidentifikasi
keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni Batik Nusantara
1.2.Menyebutkan
keunikan gagasan dan tekniik karya seni Batik Nusantara
1.3.Menerapkan
sikap menghargai karya Batik yang berkembang di wilayah Nusantara
1.4.Mengumpulkan
koleksi gambar – gambar Batik di wilayah Nusantara
|
|
2. Mengapresiasi
Seni Batik Tegalan
|
2.1.Mengidentifikasi
keunikan dan gagasan teknik dalam karya seni Batik Tegalan
2.2.Menyebutkan
keunikan gagasan dan teknik karya seni Batik Tegalan
2.3.Menumbuhkan
kecintaan terhadap motif Batik Tegalan
2.4.Mengumpulkan
koleksi gambar – gambar motif Batik Tegalan
2.5.Menemukan
cirri khas dari motif Batik Tegalan
|
|
3. Mengekspresikan
Karya Seni Batik Tegalan
|
3.1.Mengidentifikasi
prosedur pembatik
3.2.Merancang
desain motif Batik Tegalan
3.3.Memola
desain Batik Tegalan pada kain
3.4.Membatik
Klowong
3.5.Melakukan
proses pewarnaan kain Batik
3.6.Menghilangkan
malam pada kain Batik (Nglorod)
|
|
4. Mengembangkan
Motif Batik Tegalan
|
4.1.Menganalisis
warna pada kain Batik Tegalan
4.2.Menganalisis
motif pada Batik Tegalan
4.3.Melakukan
percobaan warna dan motif – motif baru pada Batik Tegalan
4.4.Melakukan
lebih dari dua pewarnaan pada desain Batik Tegalan
4.5.Evaluasi
hasil pengembangan motif Batik Tegalan
|
2.4. Pengembangan Diri
di SMA Negeri 4 Tegal
Hasil
Observasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Mei 2012 dengan Bapak Waka
Kesiswaan Dra. Syahlan Rosidi dan Ibu Pengampu Kegiatan Pngembangan Diri Lina
Kusumaningrum, S.Pd.
Penembangan
diri diarahkan untuk pengembangan karaker peserta didik yang bertujuan untuk
mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, dan
persoalan kebangsaan.
2.4.1.
Tujuan Pengembangan Diri (Ekstrakurikuler) di SMA Negeri 4 Tegal
Berikut ini
merupakan tujuan kegiatan pengembangan diri (kegiatan ekstrakurikuler):
1. Pembinaan
Minat dan Bakat Siswa
Kegiatan
Ekstrakurikuler diharapkan dapat membina dan mengembangkan minat yang ada pada
siswa serta mumupuk bakat yang dimiliki siswa.
2. Sebagai
Wadah di Sekolah
Dengan
aktifnya siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, secara otomatis siswa telah
membentuk wadah – wadah kecil yang didalamnya akan terjalin komunikasi antar anggotanya
dan sekaligus dapat belajar dalam mengorganisir setiap aktivitas kegiatan
estrakurikuler.
3. Pencapaian
Prestasi yang Optimal
Beberapa cabang
ekstrakurikuler baik secara perorangan maupun kelompok di harapkan dapat meraih
prestasi yang optimal, baik di lingkungan sekolah maupun diluar sekolah.
2.4.2.
Jenis – jenis Pengembangan diri di SMA Negeri 4 Tegal
Sekolah
memfaslitasi kegiatan pengembangan diri. Pengembangan diri dilaksanakan diluar
kelas/jam pelajaran. Kegiatan pengembangan diri tersebut meliputi:
1) Bimbingan
Konseling, mencakup hal – hal yang berkenaan dengan pribadi, kemasyarakatan,
belajar, dan karier peserta didik.
Bimbingan
Konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan (guru BK).
2) Pengembangan
diri yang dilaksanakan sebagian besar diluar kelas (ekstrakurikuler) diasuh
oleh guru Pembina. Pelaksanaanya secara regular sesuai jadwal yang
dikoordinasikan dengan pihak kepeserta didikan, yaitu:
a) Rohis
b) Bola
Volley
c) Bola
Basket
d) Footsal
e) Pramuka
f) Palang
Merah Remaja (PMR)
g) Tenis
Lapangan
h) Debat
bahasa Inggris, story telling, dan news reading
i)
Karya Ilmiah Remaja
(KIR)
j)
PBB/PKS
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Berdasarkan
observasi yang berupa wawancara dengn beberapa narasumber yang dilaksanakan di
SMA Negeri 4 Tegal, dapat disimpulkan bahwa kurikulum di SMA Negeri 4 Tegal
sudah memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan pelaksanaannya sangat baik
sekali. Disamping itu, sarana dan prasarana pendidikan yang digunakan sangat
memadai, kualitas tenaga pendidik sangat baik, perangkat penunjang pembelajaran
yang lengkap, pelayanan baik terhadap siswa.
Selain itu,
pemilihan mata pelajaran muatan local sangat baik sekali yaitu Bahasa jawa dan
Batik Tegalan. Hal ini perlu dilakukan tiap sekolah di daerah Tegal sebagai
pelestarian kebudayaan dan pengenalan adat istiadat lingkungan tempat tinggal
peserta didik.
Kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia
cukup banyak, sehingga memungkinkan setiap siswa untuk mengikuti kegiatan
ekstrakurikuler yang diminati, dan menggali bakat yang mungkin ada diluar jam
pelajaran sehingga dapat meraih prestasi yang optimal.
3.2.
Saran
1) Sebaiknya
sekolah menambah fasilitas dan perangkat pembelajaran sesuai dengan
perkembangan jaman agar peserta didik dan pendidik nyaman dalam KBM.
2) Peningkatan
mutu pendidikan dan kualitas pendidik serta kualitas input peserta didik agar
output peserta didik sesuai dengan apa yang diinginkan.
3) Peningkatan
pelayanan bagi peserta didik secara merata dan memuaskan.
4) Penggunaan
waktu secara efektif dan efisien demi tercapainya target yang telah ditentukan
dalam kurikulum.
5) Peningkatan
model dan metode pembelajaran bagi pendidik atau guru.
DAFTAR PUSTAKA
Pelaksanaan
observasi di SMA Negeri 4 Tegal
Tim pengembang
kurikulum SMA N 4 Tegal, 2012. Kurikulum
SMA Negeri 4 Tegal tahun 2011/2012.
Mulyasa, E . 2009 . kurikulum yang disempurnakan. Bandung:
Remaja Rosdakarya
Ismiyanto, P.C . 2012 .
Handout kurikulum dan KTSP. UNNES
No comments:
Post a Comment